Wednesday, August 4, 2010

Selangkah Lebih Maju


Ngga terasa sudah 6 bulan Pandu Motor berdiri, dan sekarang mendapatkan kepercayaan FIF untuk melakukan rekondisi motor seken. Rahasianya adalah
1. Kami merekrut SDM/mekanik yang sudah sangat berpengalaman dan dikenal bereputasi baik oleh FIF.
2. Menjalin komunikasi yang baik dan bersikap Profesional.
3. Mengutamakan Kejujuran dan Kepuasan Konsumen

Insya Allah, jalan menuju sukses semakin terang...
cuma harus lebih banyak bersabar karena masyarakat belum banyak mengenal kami.

Terus maju dan berkreasi...

Tuesday, March 2, 2010

Galaxy : Rental PS 2

Alhamdulillah,
Hari ini saya mulai take over sebuah rental PS2 di Jl. H. Umar, 30 m dari Pasar Kelapa Cilegon. ada 6 buah TV dan PS2 yang ditake over dengan sisa kontrak kios 8 bulan. mudah-mudahan ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.

Besok, Rental PS tersebut sudah buka secara Full dari siang hingga malam.

Monday, March 1, 2010

Kulit Ular Apa ya???



Tadi pagi di depan kamar paviliun kami ditemukan 'potongan bekas Kulit Ular' yang nampaknya mau masuk ke Pipa saluran air. Ukuran ular ini cukup besar. kami khawatir itu adalah sisa kulit ular berbisa. Mudah-mudahan itu cuma kulit ular kadut. tapi gimana kalo ular tanah??? Mohon info, terutama buat para 'pawang ular' sisa kulit apa gerangan yang tampak dalam foto (sisi atas dan bawah). kalau itu sisa kulit ular berbisa, gimana cara mengusirnya atau apa yang mesti kami lakukan untuk mewaspadainya???
Thanks atas infonya

Thursday, February 18, 2010

t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami

Ini ada cara baru meningkatkan traffic tanpa SEO.
awalnya saya menganggap cara ini akal-akalan, tapi setelah diterapkan ternyata bener, traffic blog saya ini meningkat dengan pesat.
Gimana caranya???
Copy paste tulisan dibawah ini dan ikuti sarannya...GRATIS...

-------------------MULAI COPY PASTI DI SINI--------------------------------

Sebuah filosofi mengatakan "Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)" , inilah yang akan kita buktikan....apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?...
Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar...,bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:
-Web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.
-Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.

Jika Albert Einstein memakai persamaan e=mc2 untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu ,maka kita akan memakai persamaan t=v1+v2 untuk mnggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.

Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan Kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.

Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :

1.Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dan juga diberi berjudul : t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami
2-Selanjutnya Copy atau buat KALIMAT SAKTI yang ada di bawah nomor 4 ini lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar:
3-Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting saya (disini-1) menggantikan alamat url rekan saya (disini-2).
-untuk mengetahui alamat url posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini.
4-Lalu isi alamat url posting anda pada pada disini-1 tadi. Jadi anda melakukan publish (terbitkan) 2 kali, setelah posting ini selesai anda buat lalu di terbitkan, dan lalu anda klik pada title (judul) posting untuk mengambbil/meng-copy alamat url posting anda dari address bar browser anda, lalu anda edit lagi posting tadi dan masukan pada link disini-1 itu.

Berikut tulisan "KALIMAT SAKTI" yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas)

"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...?...
Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...!..Klik disini-1 dan disini-2"
-Jadi setelah KALIMAT SAKTI ini di letakan di web anda maka: jika pengunjung meg-klik link disini-1 akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini-2 akan menuju link posting saya...dan seterusnya kan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu...
5-Di bawah ini ada 2 link :link anda (link web saya sekarang) dan link saya (link web rekan saya sekarang) . Maka ganti (alamatnya) "link anda" dengan "link url web anda" dan "link saya dengan link url web saya" (link rekan saya di hapus).
link anda
link saya

5-Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.

Apa itu t=v1+t2...?
t : Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari
v1 : Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari
v2: Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.

Traffic:
Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang.., dan semuanya menerapkan konsep kita ini (KALIMAT SAKTI) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet...BUKTIKAN

Popularity:
Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini , maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada KALIMAT SAKTI dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari....

Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting...?
...hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus....

Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya "menghilangkan semua link asal" lalu di isi dengan web/blog kita sendiri...? ....Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikan Kejujuran adalah strategi/politik terbaik.....Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu...
-------------------------SELESAI----------------------------------------------

Friday, February 5, 2010

Leaflet Cuci Gratis


Untuk meningkatkan jumlah konsumen dengan cepat,
kami mengambil beberapa langkah, diantaranya dengan memberikan layanan Cuci motor Gratis bagi motor yang diservis dibengkel kami. sehingg motor yang telah diservis selain bisa ngacir dengan nyaman juga Kinclong....sedap dipandang mata....
Ini dia Leafletnya....

PANDU MOTOR





Alhamdulillah,
di awal tahun ini keberanianku dalam berwirausaha diuji.
Setelah full TDA (resign sbg Karyawan), saya bersama seorang Teman membuka Bengkel Sepeda Motor yang kami beri nama PANDU MOTOR, yang terletak di Jl. Piranha 39A Temu Putih Cilegon. Jl. Piranha ini tidak banyak dikenal warga sekitar karena mereka biasa mnyebutnya sbg jalan makam balung....hehehehe.....aneh ya namanya...lucu sekaligus serem.....

Mohon doa restu dari semua pengunjung situs ini, semoga usaha bengkel ini memperoleh kesuksesan. amiiin....

ini beberapa foto yang sempat kami ambil di lokasi bengkel.

Tuesday, January 12, 2010

The Five Absolutely Unbreakable Laws of Life by Brian Tracy

1. The Law of Cause and Effect: Everything happens for a reason; for every effect there is a specific cause.

2. The Law of Belief: Whatever you truly believe, with feeling, becomes your reality

3. The Law of Expectations: Whatever you expect, with confidence, becomes your own self-fulfilling prophecy.

4. The Law of Attraction: You are a living magnet, and you invariably attract into your life the people, situations and circumstances that are in harmony with your dominant thoughts.

5. The Law of Correspondence: Your outer world tends to be a reflection of your inner world and corresponds with your dominant patterns of thinking.

Monday, January 11, 2010

MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN YANG SIMPEL

Hi Guys, ini ada tips membuat laporan keuangan yang simpel yang ditulis oleh Mike Rini, Seorang Perencana Keuangan yang cukup terkenal. Semoga bermanfaat.

Masalah tertib administrasi laporan keuangan memang sangat penting, sebab sebuah toko yang tidak bagus administrasinya akan segera terpuruk akibat kerugian-kerugian yang berpangkal pada kelalaian. Masalahnya, para pemilik toko masih kesulitan membuat laporan keuangan yang sederhana, padahal membuka toko retail tidak harus menggunakan pembukuan seperti pada perusahaan besar. Banyaknya uang masuk dan keluar tidak pernah dicatat. Alasannya adalah malas, repot dan tidak punya waktu. Lalu bagaimana cara mengukur kemajuan suatu toko bila tanpa melakukan suatu pembukuan?

Ada satu cara membukukan yang sederhana yaitu dengan mencatat semua keuntungan setip kali membeli yang dikumpulkan seminggu atau sebulan atau setahun. Selisih harga jual beli sebagai keuntungan yang harus dikumpulkan dihitung. Dari keuntungan yang dijumlahkan tersebut dapat diketahui perkembangan keuntungan pertahunnya. Dari laporan itu diketahui apakah suatu toko mengalami kemajuan atau tidak. Bila ternyata dalam setahun diketahui untung yang diperoleh cukup, maka pemilik toko dapat merencanakan suatu investasi dengan tujuan perluasan usaha yang nilainya tidak melebihi keuntungan dalam setahun.

Anda juga bisa menggunakan cara yang berbeda dengan cara di atas, yaitu dengan mencatat setiap kali ada pemasukan dan pengeluaran hari itu juga. Misalnya saja produk yang dijual hari ini jumlahnya sekian, dan pengeluaran yang dilakukan seperti membayar tagihan, membayar listrik, air, dan telpon dicatatnya hari itu juga. Dengan mencatat aliran dana yang masuk & keluar, pemilik toko dapat mengevaluasi besarnya pemasukan yang ada dengan pengeluaran. Bila terjadi ketidak seimbangan karena begiu banyak membayar tagihan, hendaknya memeriksa apakah barang yang ada di toko tampak menumpuk atau sebaliknya.

Itulah tadi dua buah konsep menghitung perkembangan usaha toko, dimana dalam prakteknya sehari-hari memang diperlukan alat bantu seperti jurnal harian, buku besar, laporan Laba Rugi, dan Neraca. Namun untuk pengusaha pemula membuat laporan Laba Rugi dan menyusun Neraca seringkali membingungkan, saran saya sebaiknya Anda menjalan model pembukuan harian yang lebih sederhana, yaitu dengan menggunakan model buku kas harian dan buku catatan barang.

Buku Kas Harian misalnya, model berdampingan dalam satu buku tulis, yang sebelah kiri untuk catatan uang masuk dan yang sebelah kanan untuk catatan uang keluar. Masing-masing dengan kolom-kolom: No. – Tgl – Uraian – Jumlah. Jika nanti dijumlahkan, antara bagian pemasukan (debet) dengan bagian

pengeluaran (kredit) terdapat selisih, maka selisihnya itu disebut saldo. Dengan buku kas harian ini maka setiap harinya Anda dapat menghitung pemasukan dan pengeluaran. Selanjutnya setiap bulan Anda tinggal memindahkan kedalam laporan Laba Rugi. Caranya adalah dengan menjumlahkan seluruh total pemasukan terlebih dulu kemudian barulah dikurangi total jumlah pengeluaran selama satu bulan berjalan. Dengan demikian bisa diketahui posisi Laba atau Rugi dengan cara menghitung selisih pemasukan dan pengeluaran toko Anda selama satu bulan.

Selain buku kas harian, Anda juga perlu membuat buku Catatan Barang. Barang apapun yang bernilai dan berkaitan dengan usaha Anda perlu dicatat. Untuk lebih mudahnya Anda bisa membaginya dalam 2 kategori, yaitu barang modal dan barang dagangan. Barang modal seperti bangku, rak, alat tulis, meja, kursi, AC, kendaraan dan sebagainya. Pokoknya semua barang yang sengaja diadakan untuk menunjang penyelenggaraan usaha Anda. Buku catatan ini bisa juga Anda sebut sebagai buku catatan barang inventaris.

Kemudian yang ke dua adalah Catatan Buku Barang Dagangan, yaitu barang-barang yang Anda jual. Semua harus tercatat, sebelum barang terjual tercatat, saat terjual juga (ikut) tercatat di buku kas harian, dan setelah terjual pun harus anda catat.

Anda juga bisa menyertakan Buku Catatan Khusus yang menyangkut biaya penyusutan. Biaya penyusutan sebenarnya bisa dipandang sebagai pengeluaran harian/ mingguan/ bulanan. Artinya biaya tersebut bisa Anda keluarkan secara harian, mingguan atau bulanan, untuk kemudian dihimpun selama masa tertentu yang Anda tetapkan sebagai batas masa produktif bagi barang-barang tersebut. Jadi, setiap barang investasi harus dihitung biaya penyusutannya.

Misalnya Anda membuka warung dengan mengontrak kios dua tahun Rp 4,8 juta, berarti Rp 200.000 per bulan. Artinya, biaya penyusutan harus Anda keluarkan adalah Rp 200.000,- per bulan. Maka dalam dua tahun akan terhimpun dana Rp 4,8 juta, yaitu sebesar uang kontrak tempat. Demikian juga bila Anda membeli kendaraan operasional, harus Anda perhitungkan kendaraan tersebut produktif berapa tahun. Jadi masukkan biaya penyusutan sebagai biaya rutin perbulannya.

Nah, untuk penyusunan Neracaa bisa dilaksanakan setelah ke 3 buku catatan tersebut selesai di buat pada periode waktu tertentu. Neraca seperti kita ketahui terdiri dari 2 kolom yaitu Harta & Hutang. Jika terdapat keuntungan (selisih lebih pemasukan dikurangi pengeluaran atau biaya) yang terdapat dalam laporan Laba Rugi bisa menambah jumlah harta tunai. Barang-barang inventaris dan sisa persediaan barang dagangan juga dimasukkan ke kolom harta. Begitu juga akumulasi biaya penyusutan dimasukkan ke kolom harta. Dengan demikian dapat Anda lihat urut-urutan penyusunan laporan keuangan dan semuanya saling berkaitan erat satu sama lain. Intinya salah satu indikasi perkembangan usaha adalah bertambahnya jumlah harta di laporan Neraca. Dan bertambahnya jumlah harta tergantung dari seberapa besar keuntungan yang bisa dibukukan pada laporan laba Rugi.

Selamat mengelola usaha!

Salam,
Mike Rini
Perencana Keuangan

Thursday, November 26, 2009

CV. Pandu Distribusi

Ngga terasa, sudah 7 bulan saya ngga update blog ini.
Sejak bulan Agustus saya sudah mengajukan resign dari kantor tempat saya bekerja. Bos tanya alasan saya resign. saya menjawabnya dengan kesungguhan bahwa saya ingin berwirausaha. tak diduga, si Bos mendukung rencana saya bahkan akan membantu dari sisi finansial. bukan main.....??? bak dapet durian runtuh...
Tapi si Bos kasih syarat, saya bertahan dulu selama beberapa bulan menunggu rekrutan karyawan baru dan melatihnya sampai bisa mengerjakan tugasnya dengan baik.

bulan ini adalah bulan ketiga karyawan tersebut, banyak hal yang sudah dia pelajari dari saya. hari ini, Bos memanggil saya untuk berdialog, ternyata si Bos meminta saya untuk bertahan beberapa bulan lagi. Usut punya usut, ini adalah ide kepala personalia yang katanya sangat percaya pada saya dalam membina karyawan baru.

Alhamdulillah...saya menjadi karyawan yang dibutuhkan oleh perusahaan, saya sangat gembira, cita-cita saya untuk keluar dari perusahaan ini dengan kepala tegak bisa tercapai.

Di akhir masa status saya sebagai karyawan, saya mempersiapkan sebuah perusahaan baru yang saya bentuk. Saya juga sudah menjalin kerjasama dengan beberapa pihak yang saya pikir dapat menjadi partner saya setelah saya resign.

Alhamdulillah, saya sudah punya 4 network yang siap mendukung saya dalam berwirausaha.

2 November 2009, saya resmi memiliki perusahaan yang saya beri nama CV. Pandu Distribusi. Dan belum genap sebulan sejak CV ini bediri, PO pertama dari sebuah PMA Australia segera terbit. Alhamdulillah sebuah referensi hebat. Mudah-mudahan dimasa selanjutnya jalan yang dilalui semakin lancar...amiiin...

Wednesday, April 1, 2009

pribadi mandiri

PHK adalah sebuah kata yang paling menakutkan bagi sebagian karyawan di perusahaan. tapi PHK menjadi berkah bagi sebagian lainnya yang sudah merasa siap bertarung di dunia luar. Karena pesangon yang didapat akan mereka jadikan modal untuk dapat berkembang menjadi individu mandiri.

Obsesi menjadi individu mandiri selalu terngiang di telinga dan senantiasa tergetar dalam hati. Sungguh iri melihat teman karyawan yang mengundurkan diri untuk mandiri. sungguh suatu perbuatan mulia memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menempati posisi kita di perusahaan, sementara sebagian lain menganggap kita gila. orang-orang yang mengganggap bahwa orang yang resign untuk mandiri sebagai perbuatan gila, sebenarnya orang tersebut menderita penyakit ketakutan yang akut alias pengecut. dan sampai hari ini saya masih jadi pengecut dan pecundang.
secara evolusi saya persiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri.

Insya Allah paling lambat 2012 saya akan menjadi pribadi yang mandiri, membantu lebih banyak orang.

Friday, March 20, 2009

“VALUE-CREATING COMMUNITY"

Minggu lalu saya ketemu mas Iim Rusyamsi, Rosihan, dan mbak Inez dari komunitas Tangan Di Atas (TDA). Lama ngobrol dengan mereka banyak pelajaran yang saya dapat. Cerita mereka mengenai bagaimana TDA “beroperasi” membuat saya takjub. Takjub, karena model komunitas yang saya bayangkan selama ini, yaitu apa yang saya sebut “VALUE-CREATING COMMUNITY” berlangsung dalam format sederhana di komunitas yang baru berusia 3 tahun ini.

Sebelumnya saya membayangkan value-creating community ini hanya ada pada kasus-kasus hebat seperti komunitas Linux, komunitas Mozila Firefox, komunitas programer amatir Nokia, komunitas InnoCentive, komunitas Wikipedia, atau komunitas Facebook. Tapi rupanya cikal bakal komunitas pencipta nilai ini sudah ada di negeri ini. Saya pun berharap komunitas seperti TDA ini bisa menjadi model terbentuknya komunitas-komunitas sejenis secara massal di negeri ini.

Bermula Dari Blog

Sebagai background ada baiknya jika saya ceritakan sedikit sejarah berdirinya komunitas ini. Komunitas ini didirikan oleh Badroni Yuzirman yang berawal dari sebuah blog yang ditulisnya. Dari blog yang cenderung “memprovokasi” pembacanya untuk menjadi pengusaha itu kemudian tercetus ide melakukan kopi darat dalam bentuk talkshow dengan menghadirkan Haji Ali, salah satu tokoh sukses yang sering diceritakan di blog tersebut.

Dari talkshow itulah diperkenalkan “Tangan Di Atas” sebagai nama komunitas ini, yang kemudian diperluas tafsirnya menjadi pengusaha atau pedagang. Para peserta kemudian ditantang untuk langsung take action memulai bisnis dengan membuka kios di ITC Mangga Dua. Untuk memperlancar komunikasi, koordinasi dan diskusi mengenai problem bisnis mereka, maka dibuatlah mailing list. Mailing list itu kemudian dibuka untuk umum dengan anggota mencapai ratusan orang.

Dalam rumusan visi-misinya, komunitas ini memiliki tujuan mulia mencetak pengusaha kaya yang gemar memberi kepada sesamanya. Bahkan di dalam misinya secara jelas ditargetkan komunitas ini berambisi mencetak 10.000 pengusaha miliarder sampai dengan tahun 2018. Untuk mewujudkannya, mereka menggunakan medium komunitas. Kenapa? Karena mereka meyakini bahwa dengan berbagi, saling mendukung, memecahkan persoalan bersama, dan bersinergi satu sama lain, persoalan seberat apapun akan mudah terpecahkan.

Jumlah anggota komunitas ini sampai saat ini sudah sekitar 5000 orang tersebar di berbagai kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Malang, Member komunitas ini secara umum dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, TDA (Tangan Di atas), yaitu member yang sudah full berbisnis dan dalam upaya meningkatkan bisnisnya ke jenjang lebih tinggi. Kedua, TDB (Tangan Di bawah), yaitu member yang masih bekerja sebagai karyawan dan sedang berupaya untuk pindah kuadran menjadi TDA. Ketiga, Ampibi, yaitu member yang masih dalam tahap peralihan dari TDB ke TDA dengan melakukan bisnis secara sambilan.

Untuk memfasilitasi para member-nya komunitas ini telah menjalankan beragam kegiatan produktif yang begitu padat. Kegiatannya mulai dari seminar, workshop, pameran, diskusi online, webinar, business coach, buka kios bersama, leverage game, CSR, kelompok-kelompok diskusi Mastermind, dan sebagainya. Semua kegiatan itu dijalankan untuk memasilitasi dan mengantarkan member menjadi TDA yang sukses.

Value-Creating Community

Balik ke topik semula. TDA saya sebut value-creating community karena sekelompok orang yang punya minat, keinginan, dan visi yang sama bergabung, berkomunikasi, berinteraksi, berkolaborasi, berdiskusi, saling belajar, saling bertukar informasi, saling memberi ide, dan saling memberi solusi atas persoalan yang mereka hadapi. Berbeda dengan komunitas-komunitas yang ada sebelumnya, komunitas ini memanfaatkan web 2.0 tools dan social media seperti blog, milis, Facebook, Multiply, Yahoogroups, YM, dan lain-lain untuk memasilitasi aktivitasnya. Saya kira MASS COLLABORATION dalam format yang sederhana terjadi di dalm komunitas ini.

Mereka membentuk komunitas untuk mengambil manfaat dari apa yang oleh James Surowiecki disebut ”WISDOM OF CROWD”. Mereka meyakini prinsip dasar bahwa ”WE are smarter than ME”: bahwa sesuatu yang dikerjakan secara bersama-sama pasti hasilnya jauh lebih bagus, lebih sempurna, lebih hebat, lebih solid, lebih cepat, lebih efisien, lebih produktif. It’s the power of crowd. Mereka melakukan apa yang disebut kolaborasi secara kolektif di antara member untuk menciptakan nilai. Istilah kerennya: ”mass collaboration for value creation”.

Menariknya, proses komunikasi dan kolaborasi itu berlangsung secara horisontal dan natural. Horisontal, karena di dalam komunitas itu tak ada sebuah otoritas formal yang mengontrol kerja dari komunitas ini. Kalaupun di situ ada mas Iim dan timnya, itu lebih bersifat memfasilitasi, bukan mengatur apalagi menginstruksikan dan mengontrol kerja dari komunitas ini.

Di sini tak ada kooptasi dari Kementrian Koperasi dan UKM; tidak ada instruksi dari Kementrian Pemuda dan Olah Raga; tak ada dana INPRES. Mereka juga tidak menjual proposal ke World Bank atau IMF. Mereka bukanlah komunitas malas yang menunggu datangnya subsidi dan bantuan dari pemerintah atau lembaga donor. Semua kebutuhan dana dicukupi sendiri secara mandiri, kalau perlu pakai saweran. Itu pula sebabnya UKM-UKM binaan pemerintah atau LSM selalu loyo, tak pernah bisa sesolid mereka. Kenapa? Karena mindset dan landasan berpikir komunitas yang dibangun Pemerintah dan LSM 180 derajat berbeda dengan komunitas ini.

Karena mereka memiliki ”mimpi besar” yang sama untuk menjadi great entrepreneur, mereka mampu menyatukan langkah dan menyingkirkan semua persoalan yang menghadang untuk mewujudkan mimpi tersebut. Mereka membentuk apa yang saya sebut ”network of trust” yang memungkinkan komunitas ini bekerja secara seamless, ”self-managed ”, self-coordinated”, ”self-governed” berdasarkan pola kerja bersama yang mereka sepakati. Itu sebabnya mas Iim menyebut komunitas ini: ”trust-based community”.

Jujur, selama berbulan-bulan menulis CROWD: ”Marketing Becomes Horizontal” saya mendambakan adanya sebuah komunitas penciptaan nilai yang mampu memberikan kontribusi besar bagi negeri ini. Sebuah komunitas yang mampu memberdayakan setiap potensi individu dan mengambil manfaat dari kekuatan collective wisdoms. Selama menulis buku waktu itu memang yang ada di benak saya adalah komunitas Linux, komunitas Mozila Firefox, komunitas YouTube, komunitas InnoCentive. Tapi rupanya, dalam format yang sederhana tapi down to earth, value-creating community itu sudah hadir di negeri ini.

oleh Yuswohadi, Direktur Eksekutif MIM (MarkPlus Institute of Marketing) dan penulis Buku "Crowd: Marketing Becomes Horizontal".

Monday, March 16, 2009

Mari Bekerja

Perhatikanlah, bagaimana saat ini banyak orang-orang mengeluh dengan keluhan yang “berparadoks”. Di satu sisi mereka mengeluh tentang kehidupan mereka yang kian sulit. Namun di sisi lain mereka tidak melakukan banyak hal untuk keluar dari kesulitan tersebut.

Perhatikanlah bagaimana sebagian anak bangsa ini hidup dalam kesulitan, namun masih dengan orang-orang yang sama, mereka terlalu banyak menghibur diri. Persentase waktu yang mereka habiskan untuk bekerja masih lebih sedikit dibandingkan waktu yang mereka gunakan untuk menghibur diri.

Itulah mengapa, stasiun-stasiun televisi menangguk untung berlipat. Karena mereka “menghidangkan” begitu banyak acara hiburan dan sedikit sekali acara yang membuat penontonnya “bekerja”.

Perhatikanlah betapa banyak orang yang membuang waktunya dalam kesia-siaan. Padahal sebuah mimpi, cita-cita, harapan, dan keinginan harus diperoleh dengan kerja keras. TIDAK ADA YANG GRATIS DALAM KEHIDUPAN INI. Dan mungkin begitulah slogan yang tepat untuk membangunkan bangsa yang tertidur lelap.

Anda malas, maka bersiaplah menderita akibat kemalasan anda. Anda bekerja keras, maka Insya Allah, Rahmat Allah SWT bersama anda selama anda ikhlas bekerja dan melakukannya sesuai ketentuan Allah SWT.
Bangsa ini harus bangkit dari kelemahannya. Harus! Dan harus mereka sendiri yang melakukannya. Oleh karena itu, mulailah mematikan televisi manakala yang ditampilkan adalah sinetron yang menggambarkan mimpi-mimpi semu. Mimpi-mimpi yang terlalu ideal tapi seperti sulit dijangkau. Tentang anak manusia yang cantik-cantik dan tampan-tampan, hidup sudah dalam keadaan kaya dan sukses secara materi tapi tidak terlihat unsur perjuangan dalam mendapatkannya. Dan “kerjaan” mereka cuma bicara “cinta” yang sebenarnya cuma “nafsu” sesaat.

Mari selamatkan bangsa ini dengan mulai membuatnya bekerja mewujudkan mimpi. Saat ini keadaan seperti tak mendukung. Lihatlah sepanjang jalan yang anda lewati, mana yang lebih banyak, orang yang duduk-duduk, bercengkerama, santai, diam tak melakukan kegiatan produktif, atau mereka yang sedang bekerja keras mewujudkan mimpi?

Kita harus menyadarkan semua orang bahwa mereka harus bekerja, berkeringat, menguras semua potensi yang ada pada otak dan jasad mereka. Berlelah-lelah dalam konsentrasi dan aktivitas fisik. Semua demi mimpi-mimpi kebahagiaan yang sedang kita bangun.

Jangan ada lagi penganggur-penganggur di bangsa ini. Sebab penganggur bukanlah orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Penganggur adalah mereka yang tidak bekerja. Perhatikanlah, betapa antara orang yang memiliki pekerjaan tetap dengan orang yang bekerja bisa sangat berbeda 180 derajat!.

Dan mari mulai dengan diri kita yang membaca tulisan ini. Evaluasilah diri kita. Mana di antara 24 jam ini yang kita habiskan dalam kesia-siaan. Mana waktu-waktu yang produktif. Setelah itu perbaikilah! Dan jadilah lebih produktif!

Pada bagian akhir, jadilah kita bagian dari solusi atas permasalahan bangsa ini. Dan bukannya justru menjadi masalah bangsa ini.
Jadilah kita problem solver bagi bangsa ini. Dan bukannya sekedar menjadi problem speaker yang pada akhirnya hanya menjadi trouble maker bagi bangsa ini.

Jadi, selesai membaca tulisan ini. Mulailah mengerjakan pekerjaan produktif yang bisa kita lakukan. Dan jangan berhenti sebelum lelah, ada hal lain yang lebih penting atau saat Allah SWT menjemput kita dalam kematian yang diridhai-Nya. Amiiin.


http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/

Monday, November 24, 2008

Entrepreneur

Entrepreneur adalah orang yang dapat MEMBELI bahan baku dan sumber daya dalam menjalankan bisnis, MEMBUAT produk yang memiliki nilai tambah, serta sekaligus dapat MENJUAL produk tersebut dengan harga yang masih kompetitif di pasar. Nah .. saya lebih cenderung menyebut entrepreneur sebagai sosok yang komprehensif memiliki semua kompetensi sebagai seorang pelaku bisnis, yaitu membeli-membuat-menjual secara seimbang.

Orientasi seorang entrepreneur dapat dijabarkan dalam 5 dimensi berikut. Pertama, dia yang PROAKTIF merencanakan semua dan melakukan lebih awal daripada orang lain dengan seluruh potensi yang dimilikinya. Kedua, dia yang INOVATIF menggagas ide sekaligus menjalankannya dalam bentuk produk baru yang bermanfaat dan bernilai jual di mata masyarakat atau konsumen. Ketiga, dia yang MANDIRI siap maju mewujudkan rencana dan inovasinya walau harus diabaikan oleh orang lain. Keempat, dia BERANI mengambil resiko dan tanggung jawab untuk menjalankan seluruh rencana yang telah matang disiapkan. Kelima, adalah dia yang SIAP/BERANI BERSAING dengan pihak mana pun secara terbuka, jujur, dan santun dalam menjalankan bisnis.

Mungkinkah dibentuk sekolah untuk menciptakan para entrepreneur dengan kemampuan dan orientasi seperti tersebut di atas? Saya sepakat dengan pendapat para ahli bahwa entrepreneur dapat DICIPTAKAN, tidak sekedat BAWAAN LAHIR. (http://bustanularifin.wordpress.com

Sholat Khusu dengan tersenyum

Semalam saya mendapatkan pencerahan dari seorang Kiayi tentang sholat khusuk....
Selama ini kebanyakan orang berpandangan bahwa sholat khusus hanya bisa dilakukan dengan membanjirnya air mata tobat......
Ternyata khusuk juga bisa didapat dengan senyum.....
Bisakah sholat khusuk dengan senyum.....
Bisa......
Caranya adalah : Dalam sholat kita membayangkan betapa besar nikmat yang telah Allah berikan pada kita, syukuri semuanya, rasakan nikmat itu dalam diri kita, rasakan nikmatnya bantuan Allah dalam dirik kita, rasakan kehadiran Allah yang bangga dan tersenyum melihat ksyukuran kita.....tanpa terasa kitapun ikut tersenyum, hati kita penuh bunga.....dan gairah hidup lebih menyala.

Dari sholat ke sholat kita menghadapinya dengan senyum......oh indahnya.....
saya sedang belajar mempraktekannya.....
Adakah dari anda semua yang telah mendapatkan referensi semacam itu?????
atau sudah banyak yang melaksanakannya.....?

Tuesday, November 11, 2008

Tukang Roti

Pagi ini, seperti biasa, saya berangkat kerja. Jarak dari rumah ke kantor sekitar 17 km. Perjalanan tsb saya tempuh dengan mengendarai sepeda motor yang memakan waktu sekitar 25 menit.

Saat berangkat hari begitu cerah, tapi baru setengah perjalan, hujan deras turun, saya cari tempat berteduh. Tak lama kemudian, turut berteduh pula seorang pengendara motor dengan box besar terbuat dari triplek dibelakangnya. Ditempat berteduh tersebut cuma kami berdua. Dengan senyum, saya menyapa pengedar roti tersebut. Dan obrolanpun berlangsung sbb: S=saya, T=Tukang Roti

S : jual apa Mas?

T : Roti Pak?

S : Ngambilnya dimana?

T : Di Serang Pak

S : Serang-nya di mana?

T : di Penancangan, deket terowongan.

S : berapa keuntungan sebungkus roti, Mas?

T : saya kebagian 200 rupiah per bungkus.

S : Coba saya beli Mas. (saya makan 1 bungkus…hmm…enak..)

T : Ambil aja lagi pak….ga papa kok…

S : Ah…ngga usah..ga usah….udah cukup kok…..(baik juga nih pedagang, pake nawarin gratis). berapa bungkus terjual dalam sehari Mas?

T : 800 bungkus Pak. Saya tinggal taro di warung-warung, besok dibayar sambil naro yg baru.

S : …..deg ( buju buneng…..800 bungkus x Rp. 200/bungkus = Rp. 160.000) berarti sehari bisa dapet 160 ribu dong Mas?

T : Iya, tapi itu kotor.

S : besar itu Mas….., paling makan sama bensin berapa?

T : 40rb saya pake buat makan sama bensin. saya bawa pulang kerumah sekitar 120 ribu….

S : weh…..besar itu Mas….coba bandingin dgn buruh pabrik….paling hebat 1,5 jt rupiah perbulan, itupun dia harus menanggung makan dan ongkos sendiri. Wah…hebat tuh Mas bisa dapet 3,6 jt sebulan, itu bersih lagi…….

T : Ya…tapi modalnya juga besar Pak, saya harus sediain motor, lha kalo onderdil rusak kan saya haus ganti.

S : iya sih tapi ganti onderdilkan jarang Mas,…ngomong-ngomong…muter sampe jam berapa Mas?

T : ampe jam 12 pak. Sudah itu pulang dan tidur…..

S : (wah….gila nih orang, kerja Cuma ampe jam 12 penghasilan 160rb perhari) enak dong Mas kerjanya cuma setengah hari…?

T : iya pak.

S : udah berapa tahun ngiderin roti Mas?

T : udah 7 th pak?

S : O…pantes udah lama sih..makanya penghasilannya bisa besar…kalo dulu mah pasti ngga segitu kan dapetnya…

T : Salah Pak, justru dulu itu keuntungan saya lebih besar, sekarang ini malah tambah sedikit.

S : …….ckkk……(terbengong bengong…., saya pikir dulu ngga sebesar itu penghasilannya, justru dulu lebih besar karena daya beli masyarakat tinggi, ternyata Krisis global ini mempengaruhi juga bisnis roti….gila juga nih bisnis roti….penghasilannya besar banget, ternyata seorang pengedar roti mengalahkan penghasilan saya yang sudah 7 th kerja sebagai Engineer di sebuah perusahaan distributor Kimia Industri).

S : (hujan udah reda….) Mas, makasih ya….

T : iya pak, makasih juga…

Dalam perjalanan ke kantor tersebut, saya terus merenung….ternyata penghasilan pedagang roti keliling aja penghasilannya sudah lebih besar dari saya yang berpendidikan tinggi.

Kejadian tersebut makin menguatkan tekad saya untuk bisa RESIGN secepatnya…..tapi ga nekat la yau…..semuanya harus dipersiapkan.

Tuesday, October 28, 2008

Warren Buffet

Ngomong2 tentang investasi dan bisnis, ini ada petuah/ investasi dari Oom Warren Buffet, orang terkaya dunia.
http://www.yauhui.net/warren- buffet-orang- terkaya-di- dunia/

Pesan & Nasehat Warren Buffet, Orang Terkaya di Dunia
Aug 11, 2008 in Artikel, Berita

Akhirnya dominasi Bill Gates memudar juga. Setelah 13 tahun berturut-turut bercokol sebagai orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, pendiri raksasa peranti lunak Microsoft itu tergeser juga dari tahtanya. Tahun ini, orang terkaya sejagad adalah Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh. ( sumber : http://www.sudutpandang.com/ )

Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC.

Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :
Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan ia sekarang menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.
Pesan : Anjurkan anak anda untuk berinvestasi [ Encourage your children to invest ]

Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.
Pesan : Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis [ Encourage your children to start some kind of business ]

Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu.
Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu.
Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.
Pesan : Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda berbuat yang sama. [ Don’t buy more than what you “really need” and encourage your children to do and think the same ]

Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.
Pesan : Jadilah apa adanya. [ You are what you are ]

Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia.
Pesan : Berhematlah [ Always think how you can accomplish things economically ]

Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.
Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu. Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.
Pesan : Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat [ Assign the right people to the right jobs ]

Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya.
Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham.
Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.
Pesan : Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan. [ Set goals and make sure people focus on them ]

Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas.
Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.
Pesan : Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan [ Don’t try to show off, just be your self and do what you enjoy doing ]

Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu. Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit. Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet.

Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.

Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:
Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri dan ingat :
Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang.
Hiduplah secara sederhana.
Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik.
Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.
Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan;
gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan.
Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri.
Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya

Bisnis yang di Wariskan

Saya melihat suatu fenomena yang berbeda antara kita dan generasi sebelum kita,
Dulu kakek dan buyut kita menanam pohon Duren walaupun umurnya sudah 50 atau 60 tahun, dengan harapan anak cucunya akan bisa menikmati hasilnya.
Generasi sekarang berpikir lebih sempit, untuk menanam pohon duren pada usia 50 rasanya sayang, karena mereka tidak bisa menikmatinya, mending nanam jagung yang bisa langsung dinikmati.
Walhasil.....banyak sekali kebon duren yang punah, sudah tidak efisien tapi tidak diremajakan...
kebunnya ngamprak....hanya ditumbuhi alang-alang atau pohon seadanya...

Ketika berbisnispun, sebaiknya kita harus berpikir panjang....
untuk siapa berbisnis.....untuk anak cucu kita....
Kalaupun kejayaan belum kita raih pada saat kita hidup, mungkin kejayaan akan datang pada generasi anak atau cucu kita.

Terlepas dari perspektif negatif yang ditujukan pada Aburizal Bakri, Yusuf Kalla, Fadel Muhammad, dan pengusaha lain yang membesarkan bisnis orang tuanya, mereka adalah generasi yang lebih baik dari pendahulunya. mungkin orang tua mereka mempunyai keinginan yang mendalam bahwa bisnisnya akan berlanjut sepanjang jaman.

Jauh di lubuk hati yang paling dalam, sayapun mempunyai mimpi yang sama,
saya tidak berpikir bahwa bisnis saya akan berjaya pada saat saya hidup,
saya berharap anak saya akan melipatgandakan bisnis yang saya bangun.
sekarang saya sedang menanam pohon seperti yang dilakukan kakek buyut saya.
Saya persiapkan dari sekarang, makanya nama usaha yang saya rintis adalah 'PANDU'.
Pandu adalah nama tengah anak saya yang bernama 'Mahsyar P Satya'.

Walaupun orang tua saya seorang pedagang, tapi dia tidak menurunkan ilmunya ke saya,
ketika pemilihan jurusan saat SMA, saya menuliskan IPS sebagai pilihan pertama karena saya bercita-cita ingin jadi pengusaha. Tapi ternyata Orang tua saya yang pedagang menentang cita-cita saya tersebut, saya diharuskan masuk IPA. Guru wali kelaspun memasukan saya ke IPA (fisika) karena melihat nilai eksak saya yang semuanya 8 sedangkan nilai ekonomi saya 6.
saya dianggap ngga mampu masuk IPS sehingga saya dimasukan ke keals fisik. ironi ya....

Kenyataan ini diperkuat saat setelah lulus.....saya daftar ke STAN....ngga lulus
Pada UMPTN pilihan pertama saya adalah Akuntasi Unbraw, pilihan kedua adalah Kimia ITB.....
ee.....ndilalah.....pilihan kedua yang dapet....

Akhirnya saya berkesimpulan, antara keinginan dan kemampuan saya nih ngga match....
ngga kayak Irwan, Andri, Suhud dan teman-teman SMA yang begitu pindah jalur...langsung Tune in....
Kemampuan saya di Eksakta tapi naluri dan keinginan saya di bisnis.
Inilah kesalahan terbesar saya dalam hidup....
saya ngga membekali dengan modal yang diperlukan.

makanya, walaupun saya dari kimia, tapi satu kalipun saya ngga pernah kerja di LABORATORIUM perusahaan.

Sekarang ini saya berbisnis tidak dengan ilmu yang matang, tapi hanya dengan naluri dan keinginan yang mendalam. terseok-seok.....tapi saya menikmati dinamikanya.....suatu saat keberhasilan pasti bisa di raih...
mohon doa dari semuanya.....lho kok jadi curhat gini......

Monday, October 20, 2008

Come back

Setelah beberapa bulan meliburkan diri dari kegiatan menulis di blog ini, maka sekarang saya memproklamirkan diri untuk mengaktifkan kembali blog ini.

Kegiatan bisnis yang pasang surut membuat saya lebih memfokuskan diri di dunia nyata, dunia maya saya tinggalkan dulu. Offline sedang butuh banyak perhatian, online diliburkan dulu.

Sekarang, mo ngomong bisnis lagi....bisnis lagi....

Penuh liku.....itulah kata yang pas untuk diucapkan ketika kita menjalankan bisnis yang masih seumur jagung. Ketika kita mempunya bisnis induk yang cukup berhasil, janganlah terburu-buru mengembangkan cabang, perkuat dulu kuda-kuda bisnis induk kita. pastikan likuiditasnya tidak terganggu manakala rintangan menghadang. Cabang yang dibuka secara serampangan biasanya akan membebani bisnis induk, kalo pengelolaan cabang buruk maka secara langsung dan tidak langsung akan berpengaruh pada likuiditas bisnis induk.

Tips dalam membuka cabang :
1. Pimpinan cabang sebaiknya mengambil dari salahsatu pengelola bisnis induk yang sudah mengerti tentang perputaran uang dan barang di bisnis induk.
2. Berikan kebebasan dan wewenang pada pengelola cabang untuk berimprovisasi dan adaptasi yang relatif luas.
3. siapkan dana yang cukup agar jangan sampai mengganggu bisnis induk.
4. Pilih lokasi yang strategis....lokasi yang strategis dan ......lokasi yang strategis...... he...he...he....

Tuesday, April 29, 2008

Momen Mei

Ada dua momen besar dalam perjalanan bisnis saya di bulan Mei ini,
Pertama : Pembukaan Pandu 4 Selular yang berlokasi Jl. Amin Jasuta, Depan STMIK Serang, dibuka tgl 3 Mei 08.
Kedua : Pembukaan “PANDU SHOP” yang berlokasi di Pasar Rau Serang Blok F4 No.4 bergerak dibidang penjualan baju anak-anak superhero dan kartun seperti Spiderman, Batman, Power Ranger, Avatar, Barbie, Snow white, Strawberi, baju muslim dan muslimah, dll. Dibuka tgl 4 Mei 2008.

Pandu 4 Selular adalah kerjasama usaha dengan seorang teman yang keuntungan dan kerugiannya ditanggung bersama.
Sedangkan PANDU SHOP adalah usaha pribadi yang modalnya berupa pinjaman.

Bila kedua usaha ini sukses maka Insaya Allah target profit tahun ini akan terlampaui.

Saya minta doa dari anda semua yang membaca tulisan ini.

Tuesday, February 19, 2008

usaha baru

Februari ini....
setahun sudah kehidupan amphibi saya jalani.
dengan modal pinjaman 5 jt rupiah, alhamdulillah dalam 1 tahun terbangun 3 konter selular.

Saat ini saya sedang asyik mempelajari bisnis busana. Setiap sabtu saya dan beberapa teman magang di tanah abang. Baru 2 kali yaitu tgl 9 dan 16 Feb'08. Sepulang dari magang beli barang berupa jilbab untuk dijual di lingkungan sekitar dan kantor....ternyata hasilnya luar biasa, hanya dalam waktu 2 hari belanjaan 500rb hampir habis keuntungannya diatas 200rb.

Wah asyik nih...suatu awal yang baik....
Insya Allah bila, dalam waktu yang tidak terlalu lama usahaku dibidang garmen ini akan mewujud tahun ini juga....

Ya Allah... aku yakin Engkau senantiasa memberikan kemudahan pada setiap hamba yang mengusahakannya....amiiin....